Sunday, 4 September 2016
Humor Ala Gus Durnya Surabaya
Waktu pertemuan lintas agama di China, beliau mengeluarkan satu joke menjelang makan. Suatu ketika, ada pendeta yang berburu harimau. Ditembak-tembak tapi kok nggak mati-mati, ya? Akhirnya pelurunya habis. Sekarang, berbalik si harimau yang mengajarnya. Sampai tibalah ia di pinggir jurang. Berdoalah sang pendeta.
Sakramen kematian.
Sudah setengah jam berdoa, tapi kok nggak dimakan-makan oleh sang harimau?
Mungkin mukjizat telah terjadi, pikirnya. Ketika ia membuka mata harimau telah berdiri dengan tenang di sampingnya.
Sang pendeta bertanya, “kok kamu nggak makan saya?
Si harimau pun menjawab, “loh, saya kan harus berdoa dulu sebelum makan.”
Begitulah Gus Dur yang selalu bias mencairkan suasana
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment